Sejak pertama diluncurkan hingga saat ini, pasar mobil murah terus merangkak naik. Tapi sampai tahun ini diprediksi pasarnya akan stagnan.
Menurut Presdir PT Nissan Motor Indonesia Steve Ardianto yang juga membawahi merek Datsun, pasar LCGC tahun ini tidak akan mengalami kenaikan ataupun penurunan. Tapi posisinya akan tetap sama atau stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, hal yang paling mempengaruhi kondisi segmen LCGC adalah perang diskon mobil Low MPV yang belakangan ini sedang ramai di pasar otomotif nasional. Tak tanggung-tanggung, perang diskon itu terjadi hingga puluhan juta rupiah.
"Sekarang model MPV yang paling murah Rp 140 juta, mobil LCGC paling mahal sekarang sudah lebih dari Rp 100 juta. Dengan diskon seperti itu, masyarakat lebih pilih mobil MPV ketimbang mobil LCGC," katanya sambil tersenyum.
Ia melanjutkan, hal seperti ini tidak tahu akan terjadi sampai kapan. Jika terus-terusan seperti ini, segmen LCGC ke depannya juga sulit untuk tumbuh secara signifikan.
"Tergantung kapan produsen itu tidak perang diskon besar-besaran saja. Saya tidak tahu sampai kapannya," tuntasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin