Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Toyota untuk wilayah Eropa, Gerard Killmann seperti dikutip laman Autonews, Minggu (05/10/2014) mengatakan, Β cerita sukses Toyota Prius karena didukung oleh kesiapan pasar. Sementara, untuk menjual sedan hidrogen, Toyota terkendala oleh pembangunan stasiun pengisian hidrogen.
"Kisah sukses (penjualan mobil) hybrid karena didorong oleh Toyota dan internal mereka (konsumen dan pasar), sebab di situ tidak ada persyaratan membangun infrastruktur," tuturnya di arena Paris Motor Show 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencanyanya, mobil berbahan bakar hidrogen Toyota mulai dipasarkan pada kuartal pertama 2015 Β di Jepang. Setelah itu dipasarkan di Eropa dan Amerika. Mobil ini akan dibanderol pada kisaran US$ 69.000 atau sekitar Rp 759 juta.












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk