Mobil Ford Kini Lebih Tahan Sinar Matahari

Mobil Ford Kini Lebih Tahan Sinar Matahari

- detikOto
Jumat, 12 Sep 2014 17:16 WIB
Mobil Ford Kini Lebih Tahan Sinar Matahari
Jakarta - Tidak hanya pada kulit dan mata, sinar UV dari matahari juga bisa membuat kerusakan pada cat atau komponen mobil lainnya. Sadar akan hal itu, kini pabrikan Amerika Ford pun langsung menciptakan teknologi yang bisa menolak bahayanya sinar matahari.

Wuih, bagaimana aplikasinya ya?

Teknologi terbaru Ford sebagai perisai dari sinar matahari ini bakal dimiliki oleh model pikap All New F-150 2015. Sehingga bisa dipastikan setiap ekterior dan interior yang dimiliki oleh F-150 teranyar tidak akan takut pada sinar matahari. Atau bahkan pudar warnanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian kali ini digelar Central Lab milik Ford, dengan menggunakan pencahayaan yang intensitasnya sama seperti matahari. Dengan pengujian yang difokuskan untuk melahirkan bagian-bagian menjadi lebih kuat dan lebih tahan lama.

Dan sebuah perangkat 'Thermatron' diciptakan untuk mensimulasikan sinar matahari UV yang dapat merusak bagian-bagian pada kendaraan. Sehingga para insinyur Ford bisa mengetahui sebearapa lama part-part Ford bisa bertahan, dan bisa membantu mengidentifikasi desain terbaik untuk produksi massal.

"'Built Ford Tough' artinya lebih dari sekedar kuat dari terpaan debu, batu atau lumpur," ujar insinyur Ford Cindy McComb.

"Karena pikap Ford harus terlihat prima setelah lima tahun terkena sinar matahari, angin dan hujan, sama seperti saat mereka meninggalkan lantai showroom. Pengujian kondisi ini untuk pembuktian daya tahan jangka panjang, dan itu adalah tugas kami," tambahnya.

Tidak sampai disitu, dipastikan setiap kendaraan yang diuji Ford kali ini akan disinari selama 3.000 jam, atau sama seperti berkendara selama 5 tahun.

Selanjutnya kendaraan Ford juga akan dibawa kesuhu d ibawah 40 derajat celcius dan uap panas hingga 100 derajat. Semuanya dilakukan aga krom atau cat di setiap kendaraan Ford tetap melekat dan tidak retak.

Sehingga Ford bisa menentukan bahan material yang tepat, untuk digunakan baik untuk eksterior dan interior yang bisa menambah kenyamanan disaat berkendara.

"Dengan mengurangi sinar matahari langsung, pengemudi akan hampir tidak pernah menemui titik matahari di tengah layar atau instrument cluster," kata insinyur Ford lainnya Cary Diehl.

"Pengujian ini juga akan menguji bagaimana dengan kondisi di dalam kabin, dan kami juga bisa melihat jumlah cahaya yang dilepaskan oleh LED dalam kontrol sekunder, seperti cahaya yang masuk dari jendela, dan memastikan cahaya matahari tidak akan mengganggu pengemudi saat berkendara," tambah Cary.



(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads