Seperti halnya Toyota dan Ford, serta industri lainnya, Mitsubishi mengeluhkan kebijakan pemerintah Venezuela yang menghambat proses impor dan mengontrol dengan ketat mata uang mereka. Akibatnya per Senin ini mereka berhenti produksi.
"Kami menunggu material untuk tiba," ujar salah satu serikat pekerja Mitsubishi MMC Automotriz Jahaziel Bolovar kepada Reuters, Senin (8/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden pernah mengatakan banyak perusahaan tidak bermoral yang membesar-besarkan permintaan dolar mereka untuk mendapatkan keuntungan di pasar gelap.
Akibat kebijakan yang ketat ini, produksi mobil di Venezuela drops sampai 83 persen selama 2014. Total hanya ada 8.505 unit kendaraan yang sudah diproduksi. Padahal di tahun lalu pada periode yang sama ada 50.967 kendaraan yang diproduksi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk