Seperti yang disampaikan Customer Care Director, Dadan Ramadhani, di Senayan Jakarta, Kamis (4/9/2014).
"Kami sudah setahun lalu tidak jualan mobil untuk taksi," kata Dadan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata, meski pertumbuhan kendaraan taksi sangat menguntungkan, tidak diproduksinya sedan Lova (Kalos) di Thailand menjadi kendala utama.
"Bukannya kami tidak mau jualan, karena Lova sudah habis produksinya (tidak diproduksi lagi). Padahal ini cukup bagus (penjualan)," ujarnya.
Namun dirinya mengakui hingga saat ini Chevrolet Indonesia masih terus mencari pengganti Lova untuk menjadi armada taksi di Indonesia.
Foto: Si Lova, Taksi dari Chevrolet
"Kami masih terus melihat dari negara lain dan akan memilih kendaraan mana yang tepat untuk menjadi taksi di Indonesia. Seperti dari Thailand kini ada Chevrolet sedan kecil terbaru, atau dari Chevrolet Filipina atau bisa juga nanti kami datangkan dari Chevrolet India," ujarnya.
"Karena kami akan menawarkan harga di bawah rata-rata (pemilihan mobil taksi pabrikan lainnya), tapi secara ketahanan tidak kalah. Ini banyak yang minta demikian, dan kami harus benar-benar memilihnya," tambah Dadan.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya