Dilansir Reuters, Kamis (4/9/2014) hal itu diungkapkan langsung oleh Chief Executive Audi, Rupert Stadler. Dari awal hingga pertengahan tahun ini, Audi sudah menjual 1,01 juta unit.
Angka ini lebih banyak dibanding Mercedes-Benz yang hanya menjual 913.500 unit, tapi masih kecil dibanding BMW yang sudah menjual 1,02 juta unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stadler melanjutkan, salah satu negara yang menunjukkan penjualan Audi menurun adalah di Rusia, di sana terjadi krisis politik yang cukup mempengaruhi pada penjualan mobil Audi.
"Selama 8 bulan terakhir kami tidak mengalami pertumbuhan di Rusia. Bahkan untuk mengimbangi pelemahan rubel terhadap euro, kami terpaksa menaikkan harga 5 sampai 6 persen," bebernya.
Secara keseluruhan, penjualan Audi sangat baik apalagi di bulan Agustur dengan penjualan yang kuat di Amerika Serikat (AS).
Ia mengharapkan penjualan di Brasil dan India bisa membantu menutupi penjualan yang menurun di beberapa negara berkembang lainnya.
Tapi pada tahun 2020 mendatang, Audi tetap ingin menargetkan penjualannya tembus 2 juta unit mobil. Semuanya itu akan didukung oleh mobil-mobil baru Audi yang akan diluncurkan di masa yang akan datang.
Ke depannya, Audi akan memperbarui tampilan dari A5, A6, A7 dan A8. Audi TT Coupe, Convertible juga akan mengalami perubahan yang cukup signifikan.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu