Volvo FE CNG (Compressed Natural Gas) telah dikembangkan khususnya untuk operasi yang melibatkan siklus mengemudi dengan proses start dan stop yang berulang, seperti pengumpulan sampah dan distribusi lokal.
Truk terbaru ini dilengkapi dengan mesin 9-liter Euro 6 bertenaga gas yang mempunyai teknologi busi baru dan transmisi otomatis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gas metana yang digunakan ini tidak berbau saat pembakaran dengan partikel berbahaya berkadar sangat rendah. Jika metana adalah biogas, dengan kata lain kandungan berdasarkan bahan organik, emisi karbondioksidanya lebih rendah hingga 70 persen dibanding truk diesel.
Truk Volvo FE CNG ini didukung oleh mesin 9-liter Euro 6 dengan teknologi busi baru yang menghasilkan 320 hp dan 1356 Nm torsi. "Teknologi busi sangat cocok untuk siklus mengemudi truk jarak pendek dengan lalu lintas yang banyak start-stop," jelas Christina Eriksson.
Berkat transmisi otomatis penuh, truk ini dapat mempertahankan kemudahan berkendara dan produktivitas yang sangat baik yang merupakan ciri khas konvensional Volvo FE. Transmisi otomatis juga memberikan respon yang lebih cepat bagi semua komponen truk ini.
"Gas metana adalah bahan bakar alternatif bagi diesel yang ramah lingkungan untuk jangka panjang. Saat ini fokus kami adalah menggalang kerja sama dengan berbagai otoritas publik dan perusahaan swasta untuk menyusun aturan yang relevan dan menciptakan prakondisi yang tepat untuk perkembangan yang lebih positif," kata Lars MΓ₯rtensson, Environmental Director Volvo Trucks.
Penjualan truk Volvo FE CNG baru ini mulai dilakukan di Eropa pada bulan Agustus, dengan produksi bertahap yang akan dimulai pada awal tahun 2015.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu