Intinya Mercy menginginkan semua mobil milik pelanggan selalu dalam kondisi sempurna berkat sentuhan tangan para mekaniknya.
"Kami tidak ingin ada logo bintang yang mogok di jalan," ujar Deputy Director Central Training PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Eko Setiyodiwarno di CTD Multipurpose Room, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (14/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendaftaran dan seleksi dilakukan di lima kota, yaitu Jakarta, Medan, Yogyakarta, Surabaya, dan Kalimantan.
Mercedes-Benz Indonesia sendiri telah melakukan wisuda terhadap lebih dari 800 siswa sejak berdirinya pusat pelatihan 36 tahun yang lalu.
Tak hanya itu saja, beragam program pengembangan dan kualifikasi juga tersedia, guna peningkatan jenjang karir yang lebih besar. Berkat adanya kesempatan ini, sebagian dari lulusan program ini bahkan telah menduduki posisi manajemen di dealer dan di Mercedes-Benz Indonesia.
"Sebagian dari mereka sudah berada di posisi level manajemen yang tinggi," ujar Director of After Sales Department Mercedes-Benz Indonesia Heinrich Schromm.
Mercy pun membuka kesempatan secara terbuka tanpa batas bagi setiap individu yang dapat memberikan kontribusi berdasarkan tingkat ekspektasi yang ditetapkan demi peningkatan kualitas layanan Mercedes-Benz dan kepuasan konsumen.
"Melalui program pelatihan yang menghasilkan teknisi andal, kami harap dapat terus meningkatkan pelayanan bagi para konsumen Mercedes-Benz di seluruh Indonesia. Hal tersebut adalah salah satu komitmen kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dan rasa aman bagi setiap pemilik kendaraan Mercedes-Benz," imbuh Presiden dan CEO PT Mercedes-Benz Indonesia Claus Weidner dalam pernyataannya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk