Mitsubishi mengaku Outlander listrik belum bisa dijual di Indonesia karena pajak yang mahal untuk kendaraan hybrid atau listrik dan juga infrastruktur yang kurang memadai di Indonesia untuk mobil tersebut.
Setidaknya pernyataan itu yang diungkapkan oleh Head of MMC & MFTBC PR Departement, Intan Vindiasari di hadapan sejumlah awak media termasuk reporter detikOto, Aditya Maulana di Asia Cross Country Rally 2014, di Pattaya, Thailand.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Intan, pajak untuk kendaraan hybrid atau listrik di Indonesia terlalu tinggi. Seharusnya pemerintah memikirkan ke arah itu agar pajaknya tidak terlalu tinggi dan juga memikirkan kepada infrastruktur untuk mobil listrik.
"Kami masih agak takut jika melihat ke arah situ, tapi pemikiran bisnisnya masih dipikirkan oleh managemen lebih lanjut. Cuma memang rencananya dari Mitsubishi Motors sangat serius untuk tetap meluncurkan Outlander PHEV di Indonesia," jelasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk