"Ekonomi Rusia sebelumnya sudah mengalami masa yang sulit sebelum krisis, dan sekarang makin berat," ujar CEO Daimler Dieter Zetsche di Reuters, Senin (4/8/2014).
"Itu memiliki dampak pada pasar mobil penumpang Rusia dan juga Daimler. Dalam paruh pertama kami mencatat pertumbuhan 20 persen di Rusia, dan sekarang malah mengalami penurunan," ujarnya dalam wawancara dengan koran Bild Minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jerman di bawah pemerintah Kanselor Jerman Angela Merkel memang memiliki ikatan perdagangan yang cukup erat degan Rusia. Namun Jerman pun mengambil langkah keras dengan bersama-sama negera Eropa lainnya dan Amerika memberikan sanksi lanjut untuk Rusia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk