Cas Mobil Listrik Kini Makin Cepat

Cas Mobil Listrik Kini Makin Cepat

- detikOto
Selasa, 29 Jul 2014 15:17 WIB
Cas Mobil Listrik Kini Makin Cepat
Jakarta - Salah satu kelemahan utama dari mobil listrik yang ada sekarang adalah lamanya waktu pengisian tenaga baterai litriknya. Tapi BMW telah menemukan solusi untuk hal ini. Untuk mengisi 80 persen tenaga baterai mobil listrik i3, BMW hanya perlu waktu 30 menit saja.

Ya, waktu pengisian tenaga yang lama adalah nilai minus mobil-mobil listrik yang ada saat ini. Untuk mengisi baterainya, mobil listrik masa kini masih membutuhkan waktu berjam-jam lamanya.

Untuk itu, segala cara dilakukan BMW untuk memangkas waktu pengisian daya mobil listirk mereka. Salah satunya adalah dengan memperkenalkan stasiun pengisian listrik yang mereka namakan 'i DC Fast Chargers.'

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan konstruksi yang ringan dan ukuran yang tidak terlalu besar, stasiun pengisian listrik ini cukup fleksibel untuk ditempatkan di ruang sempit.

Teknologi ini mampu menyediakan semburan listrik 24 kW, untuk mengisi baterai BMW i3 yang berkapasitas 22 kWh. Untuk mengisi 80 persen tenaga mobil ini, hanya butuh waktu 30 menit saja.

Sebelumnya, untuk mengisi 80 persen tenaga dalam 30 menit butuh port berkekuatan 50 kW.

Nah, dengan waktu yang relatif singkat tersebut, BMW i3 pun dapat dengan cepat digunakan kembali ketika tenaganya sudah habis. Si pemilik bisa sambil mengisi tenaga mobil mereka sambil mereka makan siang. Ketika makan siang selesai, mobil pun bisa diajak jalan kembali.

Mobil ini sendiri diperkuat motor listrik yang mampu menampilkan 170 tenaga kuda (125 kW) dengan torsi 184 lb-ft (250 Nm). Motor listrik yang hanya memiliki berat 50 kg ini diklaim mampu membuat i3 berakselerasi dari diam sampai 60 km/jam dalam waktu 3,7 detik saja dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,2 etik.

Sementara itu, kecepatan puncak (topspeed) mobil listrik ini dibatasi hanya sampai 150 km/jam.

Baterai lithium-ion yang menyimpan tenaga untuk sang mobil Jerman dipercaya mampu membuat BMW i3 menjelajah antara 130-160 km sebelum harus diisi kembali tenaganya.

Di sisi lain, BMW i3 juga memiliki mesin dua silinder berkapasitas 650 cc. Mesin bensin bertenaga 35 hp ini akan bertugas sebagai generator untuk membuat mobil ini mampu menjelajah hingga 300 km.

Untuk bobotnya, BMW i3 memiliki berat hanya 1.195 kg berkat penggunaan serat karbon yang diperkuat plastik. Distribusi beratnya 50:50 untuk menjaga keseimbangan mobil. Tubuhnya kemudian disokong oleh suspensi depan MacPherson dan pelek 19 inchi yang dibalut ban 155/70 R19.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads