Kasus spionase kembali terjadi di industri otomotif. Kini, seorang mantan insinyur Ford tengah diselidiki FBI setelah alat penyadap ditemukan. Ini bukanlah kasus spionase pertama yang terjadi di industri otomotif.
Seorang mantan insinyur Ford Motor Co berusia 43 tahun diselidiki oleh FBI setelah perangkat penyadap ditemukan di ruang pertemuan di kantor perusahaan.
Dengan alat penyadap tersebut, si insinyur jadi bisa menuliskan apa yang tengah dibicarakan oleh para petinggi dan karyawan di ruang pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insinyur yang dituduh itu adalah Sharon Leach, seorang insinyur yang telah bekerja selama 17 tahun di Ford.
"Ford dan FBI bekerja sama dalam penyelidikan bersama yang melibatkan seorang mantan karyawan. Karena investigasi ini sedang berlangsung, kami tidak dapat memberikan rincian tambahan," kata juru bicara Ford Susan Krusel.
Β (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Nyetir Nggak Bawa SIM-STNK, Siap-siap Kena Denda Segini