Dilansir laman Reuters, Kamis (3/7/2014) penghematan pengeluaran itu bisa dicapai berkat pembagian plaftorm model bersama dalam meluncurkan produk baru.
Penghematan itu terbukti dalam tabungan bersamanya yang menjadi 2,87 miliar euro pada tahun 2013 lalu. Tahun sebelumnya hanya tercatat 2,69 miliar euro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chief Executive Officer (CEO) Renault-Nissan, Carlos Ghosn menambahkan, kerjasama antar kedua pabrikan ini juga akan terjadi di lain hal, misalnya dalam hal manufactur, pengembangan, belanja dan sumber daya manusia.
Pada bulan Januari, Renault-Nissan menaikan target penghematan perusahaan hingga 4,3 miliar euro pada tahun 2016.
Dilain hal, belakangan ini juga banyak pabrikan mobil yang melakukan aliansi. Hal itu karena meningkatnya biaya produksi mobil, persaingan yang ketat di pasar khususnya di negara-negara berkembang dan permintaan pasar yang sedikit melambat.
Seperti Renault-Nissan yang harus bersaing dengan Volkswagen Group dan Toyota yang memiliki skala platform besar.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi