Jumat, 20 Jun 2014 17:28 WIB

Toyota Indonesia Diam-diam Sudah Produksi Mesin Berbahan Bakar Alkohol

- detikOto
Toyota Hilux
Jakarta - Diam-diam, selama 4 tahun terakhir ini, Toyota Indonesia sudah memproduksi mesin ramah lingkungan berbahan bakar etanol. Mesin ini dikirimkan ke Amerika Latin yang memang menggemari mobil-mobil berbahan bakar etanol.

Volume eskpor mesin etanol ke Argentina sendiri mencapai 7.000 unit per tahun. Ekspor mesin mesin etanol bakal terus ditingkatkan sesuai kebutuhan konsumen di sana.

"Ekspor mesin etanol ke sana sekitar 7.000 unit per tahun," kata Executive General Manager Sunter Plant TMMIN Turmudi Sujiargiono.

"Kualitas mesin etanolnya sudah terjamin. Cukup baik digunakan di sana dan sudah teruji," tambah Turmudi.

Mesin etanol ini dipasangkan pada mobil pikap Hilux di Argentina. Pertanyaan pun muncul. Kenapa Indonesia tidak mendapat jatah mesin etanol?

"Untuk penggunaan mesin jenis ini di Indonesia belum saatnya. Negara-negara yang sudah pakai mesin ini kebanyakan mereka sudah siap. Dan ada beberapa negara yang mewajibkan penggunaan mesin bahan bakar etanol," kata Turmudi.

Menurut Turmudi selain masyarakat Indonesia belum siap, produsen mobil juga belum mendapat dukungan secara penuh dari pemerintah Indonesia.

"Belum ada dukungan penggunaan mobil berbahan bakar etanol," imbuh Turmudi.

Untuk diketahui etanol adalah salah satu jenis BBM terbaharukan yang dapat diproduksi dari tumbuhan jenis tebu, kentang, singkong, dan jagung.

Menurut sumber, mobil spesifikasi etanol digunakan secara luas di Brasil dan Amerika Serikat. Bahkan mobil berbahan bakar etanol diwajibkan di beberapa kota dan negara bagian Amerika Serikat.



(ikh/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com