Bila melihat sekilas mobil ini, mungkin tidak akan ada yang menyangka kalau ini adalah X-Trail. Sebab desain All New Nissan X-Trail memang sudah banyak berubah.
Garis tegas yang mewarnai desain boxy X-Trail terdahulu kini telah digantikan garis yang lebih lentur dan dinamis di All New Nissan X-Trail. Mobil ini pun makin seperti SUV perkotaan layaknya Honda CR-V dan Mazda CX-5.
Manager Product Planning Department Product Strategy Nissan Motor Co. Ltd. Kimihiro Kusayanagi lalu menjelaskan kalau perubahan ini mereka buat karena banyaknya desakan konsumen di banyak negara yang ingin perubahan signifikan pada X-Trail.
Desakan ini dianggap penting untuk segera ditanggapi karena X-Trail hadir di 190 negara di seluruh dunia. Perubahan desain ini menurutnya juga tidak serta merta menghilangkan aura maskulin di mobil tersebut.
"Yang jelas, kami bukan follower," tegasnya seperti dilaporkan reporter detikOto Syubhan Akib dari Fukuoka, Jepang, Selasa (17/6/2014).
Dia lalu mengatakan kalau X-Trail memiliki banyak keunggulan dibanding lawan-lawannya walaupun secara desain dia mengakui kalau X-Trail 'menuju desain mainstream'. Selain desain, ruang kabin yang lapang menjadi salah satu keunggulan mobil ini.
Pun begitu ketika kita berbicara tentang teknologi yang disandingnya. Karena setidaknya ada 7 fitur baru yang dipasang di X-Trail model baru.
Ada Emergency Brake, itur ini berguna mencegah tabrakan mobil dengan pejalan kaki ataupun kendaraan lain yang ada di depan mobil. Sementara Blind Spot Warning akan memberi peringatan kepada sopir untuk berhati-hati berpindah lajur.
Sedangkan Lane Deviating Warning akan mencegah mobil berbelok tak terkendali di jalanan dan Driver Attention Alert akan mendeteksi dan memberi peringatan audio kepada sopir yang mulai kurang fokus.
Belum lagi fitur Moving Object Detection yang memberi peringatan kepada sopir jika ada pergerakan benda di sekitar mobil, dan monitor yang memberi pandangan ke sekeliling mobil.
Selain fitur-fitur tersebut ada juga fitur yang telah disematkan di beberapa mobil Nissan sebelumnya, yaitu assist steering yang membantu sopir memarkirkan mobil.
Tapi, ada fitur NissanConnect yang merupakan sistem terbaru Nissan untuk koneksi dengan telepon genggam. Sistem ini juga bisa mengakses berbagai aplikasi musik, sosial media, entertainmen dan travel melalui layar sentuh sebesar 7 inci.
Untuk Indonesia, model ini kemungkinan akan masuk paling lambat di Indonesia International Motor Show (IIMS) yang akan digelar pada bulan September.
Ada dua mesin yang kemungkinan datang yakni mesin berkapasitas 1.997 cc yang mampu menghasilkan 147 tenaga kuda, dengan konsumsi bensinnya diklaim 16 km per liter. Ada pula mesin 2.5 liter.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan