Dalam siaran pers Intel, memang Intel tidak sama dengan Google yang mendesain sendiri mobil otonomnya, Intel hanya akan menyediakan berbagai software dan hardware yang membuat sebuah mobil menjadi mobil tanpa pengemudi.
Intel menyebut sistem ini sebagai In-Vehicle Solutions platform yang akan ditawarkan kepada produsen mobil. Selama ini, Intel sudah menyuplai teknologi mobil untuk BMW, Infiniti dan Hyundai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Intel memastikan, Intel akan memberikan nilai lebih dari sistem infotainment karena mobil Intel ini akan dilengkapi dengan prosesor yang akan berperan dalam menggunakan sistem operasional dan lebih berkembang.
Selain itu para pemilik kendaraan Intel nanti akan bisa melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhan mereka.
Intel mengatakan saat ini tengah mengumpulkan data tentang bagaimana cara orang mengendarai mobil, bagaimana cara memprediksi jalanan, dan bagaimana mobil ini akan berinteraksi dengan si pengendara.
Tidak tanggung-tanggung Intel Capital Connected Car telah menggelontorkan dana hingga US$ 100 juta untuk bisa mempersiapkan kelahiran mobil otomatis mereka.
Tujuan kami adalah untuk mempercepat evolusi dari fitur kenyamanan yang tersedia di dalam mobil hari ini untuk fitur keselamatan yang lebih modern, dan akhirnya kemampuan self driving atau otonom," kata Wakil Presiden Intel Doug Davis di situs Intel.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok