Jadi manfaat bambu sangat besar di dunia otomotif, selain bisa disematkan pada eksterior juga bisa menghiasi interior. Aksen yang dikeluarkan bambu juga sangat nyaman dan alami, dan tidak kalah dengan aksen kayu. Sementara dari segi bobot, tidak kalah ringan dari serat karbon.
Nah, belakangan ini penilitian bambu untuk dunia otomotif dilakukan oleh produsen terkenal papan selancar Gary Young. Young sudah menghabiskan hidupnya mencari bahan alternatif digunakan untuk industri otomotif.
"Dengan cara pengembangan yang tepat, bambu dapat digunakan dalam banyak aplikasi di dunia otomotif di mana kualitas kinerjanya dapat lebih baik serat karbon," kata Young. "Plus, tidak memiliki efek negatif pada lingkungan."
Dilansir BBC, Senin (26/5/2014), dalam penelitian selama bertahun-tahun, Young mencari formula tenun bambu dengan lapisan epoxy agar saling mengikat. Penelitian ini juga menggunakan papan selancar. Terbukti bambu lebih ringan ketika penggunaan bambu pada papan selancar. Selain lebih kuat, bambu juga lebih kaku dan kuat.
Efek itu tentu saja bisa digunakan pada dunia otomotif. Dijelaskan, bambu bahkan bisa tahan api namun dengan syarat diformulasikan dengan tepat. Keunggulan lain dari bambu yaitu bisa menyerap dampak benturan.
Beberapa produsen mobil sudah memanfaatkan bambu sebagai bahan bakar, di antaranya produsen mobil asal Jepang Lexus.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar