Memperkecil lubang tangki bahan bakar mobil murah LCGC dinilai hanya sikap emosi pemerintah yang sifatnya sementara, setelah 'dipanas-panasi' larangan tersebut sirna.
"Tapi dengan memperkecil lubang tangki apa efektif? Dengan diperkecil tidak efektif. Contohnya RFID. Sekarang tidak tahu bagaimana kabarnya," tanya Sales President Product Planning, After Sales, Dealer, Development and Customer Satisfaction PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Teddy Irawan di Jakarta.
Teddy menilai kesepakatan pemerintah dan para produsen mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) memperkecil lubang tangki bahan bakar sepertinya tidak akan berpengaruh pada pengurangan bahan bakar bersubsidi terlebih tidak ada pengawasan yang ketat dari pemerintah.
Meski demikian, NMI dijelaskan Teddy mengikuti aturan tersebut seperti pelaku industri otomotif lainnya yang mengelurkan mobil LCGC.
"Kita ikuti saja aturan tersebut tentang bagaimana hukuman tergantung pemerintah," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?