"Penjualan di kuartal pertama 2014 sebagian besar didorong oleh mobil-mobil yang terjangkau harganya, dan rendah emisi, seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun Wagon R dan Honda Brio Satya," ujar Fitch di Reuters, Rabu (7/5/2014).
Penjualan mobil LCGC di periode tersebut mencapai 13 persen dari total penjualan mobil atau mencapai 43.999 unit. Agya merupakan model terlaris dengan 47 persen pangsa pasar, disusul Ayla 29 persen, Wagon R 12 persen dan Brio 11 persen.
"Pabrikan di segmen ini memiliki posisi yang lebih baik untuk berkompetisi dan memperkuat pangsa pasar mereka," ujar Fitch.
Kemunculan mobil-mobil murah ini membantu mengurangi efek kenaikan harga di pasar mobil-mobil yang lebih mewah, dan juga biaya kredit yang lebih tinggi. Seperti kita ketahui mobil-mobil LCGC memiliki harga 50 persen lebih murah dari sebuah hatchback dengan kisaran harga Rp 70 juta sampai Rp 100 jutaan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas