Uji coba dengan tema Tour de Java Molina ini dilakukan pada 2-6 Mei 2014. Rencananya pagi ini, pengujian akan dimulai dari Jakarta.
Dosen ITS Nur Yuniarto mengaku tidak ada persiapan khusus dengan tes jalan ketiga mobil ramah lingkungan tersebut. Yang disiapkan hanya fisik anak didiknya. Ketiga mobil ini diharapkan bisa menunjukkan performa yang baik.
"Tidak ada persiapan khusus. Kami hanya menyiapkan fisik karena menempuh perjalanan beberapa hari sejauh 800 km," kata Nur ketika ditemui detikOto di Senayan.
Nur menjelaskan, ketiga mobil ini akan melakukan perjalanan sejauh 60-100 km sebelum berhenti untuk mengisi ulang tenaga baterai. Selain berhenti untuk mengisi daya baterai, tim ITS juga akan mengecek seluruh bagian mobil prototipe buatan anak bangsa tersebut.
"Perjalanan per 60-100 km akan berhenti untuk cari tempat pengisian. Tidak hanya charger tapi juga cek seluruh mobil untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan," ucapnya.
Dijelaskan Nur, selama perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, peserta bakal dikawal sejumlah Patwal. Sementara mobil Lowo Ireng (mobil sport mesin konvensional) sebagai kendaran pengiring. Nur sendiri yang akan mengendarai mobil bermesin 2.500 cc tenaga 300 hp itu.
"Nanti perjalanan dikawal dari kepolisian. Patwal semua Mendikbud yang atur. Kita tinggal jalan. Kecepatan tergantung kondisi traffic," pungkas Nur.
Nur berharap, perjalanan Tour de Java Molina sukses menguji jalan mobil tersebut. Secara teknologi seharusnya ketiga mobil itu mumpuni menempuh perjalanan 800 km.
"Mudah-mudahan lancar. Dari segi teknologi harus bisa, karena teknologinya tidak main-main," tutup Nur.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk