Mendikbud Harap Mobil Listrik Bisa Dikuasai Indonesia

Mendikbud Harap Mobil Listrik Bisa Dikuasai Indonesia

- detikOto
Selasa, 29 Apr 2014 13:59 WIB
Mendikbud Harap Mobil Listrik Bisa Dikuasai Indonesia
(Foto Rengga-detikFoto)
Jakarta - Mendikbud M Nuh meresmikan pameran mobil listrik nasional (Molina) yang digarap beberapa perguruan tinggi. Ke depan, M Nuh juga ingin teknologi itu bisa diterapkan pada moda transportasi umum.

M Nuh ditemani Dirjen Dikti Djoko Susilo dan Rektor ITS Triyogi Yuwono saat membuka pameran Molina di F(X) Mall Sudirman, Jakarta Selatan. M Nuh berharap ke depan teknologi itu tidak hanya digunakan pada mobil.

"Tentu saja sangat serius karena kita paham betul. Kita minta betul kawan-kawan basis riset, untuk menguasai teknologi, desain sistem sampai penguasaan teknologi komponen baru diterjemahkan ke realisasi desain," kata M Nuh di lokasi, Selasa (29/4/2014).

M Nuh berpendapat, yang terpenting adalah penguasaan teknologi lebih dahulu. Baru kemudian pengaplikasian teknologi tersebut.

Selain itu, mobil Molina ini akan melakukan tur Jakarta-Surabaya pada tanggal 2 Mei mendatang. Tur itu dilakukan sekaligus untuk menguji mobil tersebut.

"Nanti mau dipasang di angkot atau di kendaraan massal, yang penting teknologinya kita kuasai. Perjalanan 900 km ini kita pakai untuk mengevaluasi tentang ketahanan, kekuatan, kegigihan, keandalan dari mobil ini itu apa saja," ucapnya.

"Secara teknologi nggak ada yang baru dalam sistem. Paling nggak ban, tentu ini ban yang ada di pasar. Tetapi yang harus baru konsep. Urusan kaca spion sama, nggak penting. Esensinya antara BBM dan non BBM," imbuh M Nuh.

Pemerintah sebenarnya menginstruksikan UI, ITB, UNS, UGM dan ITS untuk mengembangkan teknologi mobil listrik. Hanya saja kebetulan ITS yang lebih dulu berhasil mengembangakan mobil tersebut.

Total ada empat mobil listrik yang akan menjalani tes Tour de Java Mobil Listrik Nasional (Molina). Mobil-mobil itu adalah Ezzy 1, Ezzy 2 (mobil listrik), 1 mobil tenaga surya dan Lowo Ireng.

Berikut profil keempat mobilnya:

1. Ezzy 1

Mobil listrik buatan ITS yang pernah terbakar dalam perjalanan ke Jakarta tahun lalu kembali menjalani test. "Kelebihan sisi teknologi listrik merah (Ezzy 2) dan putih (Ezzy 1) kita kerjasama dengan Oxford University yang memberikan 1 unit high performance motor yang beratnya ringan tapi dayanya cukup besar 100 KW dengan beratnya 25 Kg dibandingkan dengan motor biasa dengan tenaga 2 kali lipat," kata ketua tim Tour de Java Molina, Muhammad Nur Yuniarto, yang juga merupakan dosen pembimbing pengembangan MOLINA ITS.

2. Ezzy 2

Dua mobil listrik yang akan menjalani tes performa mampu melahap 100 Km dengan kekuatan baterai yang dimiliki kendaraan. Sedangkan kemampuan charge baterai hanya 3 jam. "Kalau dari spesifikasinya bisa lari 150 Km/jam," imbuh Nur Yuniarto.

3. Mobil Tenaga Surya

Dari hasil tes performa mobil ini mampu berjalan dengan kecepatan maksimal 90 Km/jam.

4. Lowo Ireng


Mobil ini adalah mobil sport. Secara teori bisa mencapai kecepatan 250 Km/jam dengan tenaga hampir 300 Hp yang dihasilkan dari mesin 2.500 cc ex Mitsubishi.

"Seluruh desain dan modifikasi kita yang melakukan termasuk ECU yang merupakan hasil karya anak ITS," pungkas Nur.

(dha/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads