"Kenapa R1 di stop produksi? Untuk membangun R1 kami membangunnya dengan menggunakan mesin in line (mesin kecil). Sedangkan saat ini kami lebih memfokuskan untuk menggunakan mesin yang lebih besar, dengan menggunakan mesin boxer seperti varian-varian kami yang ada saat ini seperti Forester, XV, WRX dan WRX STI," ujar Vehicle Research and Experiment Dept Subaru Tetsuo Fujinuki, saat ditemui di sela-sela launching Subaru WRX di Manila, Filipina.
Dirinya juga mengatakan, di masa mendatang Subaru akan tetap mengandalkan sistem penggerak AWD dengan mengendong mesin terbaik.
"Kami melihat akan lebih mengutamakan performa dan kontrol yang baik dalam berkendara. Dan kami melihat AWD kami juga sangat efisien, ini akan kami terus tingkatkan. AWD tidak terlalu buruk dalam segi konsumsi bahan bakar," ujarnya.
"Selain itu membedakan Subaru dengan pabrikan lainnya itu terdapat pada sistem AWD. Memang dari awal kami lebih memfokuskan di sini," tukasnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India