GM Didenda Rp 79 Juta per Hari

GM Didenda Rp 79 Juta per Hari

- detikOto
Kamis, 10 Apr 2014 16:53 WIB
GM Didenda Rp 79 Juta per Hari
CEO General Motors, Mary Barra - Reuters
Detroit - Raksasa otomotif Amerika Serikat, General Motors (GM) kini tengah disorot setelah melakukan penarikan kembali (recall) 2,6 juta mobil akibat masalah di saklar. Pemerintah pun bertanya pada GM terkait detail kenapa masalah ini terjadi.

Nah, karena pertanyaan pemerintah mendetail, denda US$ 7.000 atau sekitar Rp 79,2 juta per hari pun diberikan bila GM tidak juga menjawab pertanyaan pemerintah ini.

Dalam surat yang dilayangkan pemerintah diwakili oleh Badan Keselamatan Lalu Lintas Nasional AS atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), ada 107 pertanyaan yang harus dijawab GM sebagai bagian dari investigasi yang tengah pemerintah AS lakukan terkait recall GM ini.

Salah satu pertanyaan adalah kenapa GM tidak segera melakukan recall sejak pertama kali mereka mengetahui masalah lebih dari 10 tahun lalu.

Penarikan itu terpaksa dilakukan karena adanya masalah di stop-kontak pada mobil produksi GM yang membuat mesin tiba-tiba mati hingga kantung udara yang tidak berfungsi, masalah powersteering hingga rem.

Penarikan kendaraan termasuk Chevrolet Cobalt, Chevrolet HHR, Saturnus Ion, Saturn Sky dan Pontiac Solstice serta Pontiac G5 yang dibuat antara 2003-2011. Sedikitnya ada 12-13 kematian terjadi karena masalah ini.

Masalah terjadi ketika model-model yang ditarik mengusung desain baru 1 dekade lalu namun tidak mengubah beberapa bagian yang menyebabkan terjadinya masalah.

Dilansir Reuters, GM pada tahun 2005 memutuskan untuk tidak mengubah saklar pengapian karena akan menambah sekitar 1 dolar tiap mobil. Kenyataan tragis ini tertulis di sebuah dokumen internal yang diberikan GM kepada penyidik Kongres AS. Pada tahun 2006, GM juga tidak mengubah saklar tersebut untuk model tahun 2007 yang baru.

Anggota kongres Diana DeGette sebelumnya mengatakan kalau dalam dokumen GM itu tertulis biaya tambahan sekitar 57 sen untuk melakukan penyesuaian. Sementara pencarian Reuters menampilkan angka 90 sen.

GM sendiri mengatakan mereka akan koperatif sepenuhnya dengan NHTSA. Raksasa AS ini mengatakan akan mengirim 271.000 halaman dokumen untuk NHTSA dan dokumen tambahan akan dikirim kemudian.

Namun, NHTSA mengatakan kalau GM tidak merespon pertanyaan-pertanyaan mereka hingga 3 April lalu. Pertanyaan dalam 17 halaman itu sudah tiga kali mereka kirimkan.

Padahal NHTSA sudah mengirim pertanyaan itu sejak bulan lalu dan pada 20 Maret NHTSA juga sudah menerima argumen GM kalau mereka tidak tidak akan mampu menjawab semua pertanyaan rekayasa teknis dengan tenggat waktu dan hal itu bisa dimaklumi oleh GM, tapi untuk jawaban lain, GM harus mengirimkannya maksimal di 3 April lalu.

"NHTSA tidak keberatan GM mengambil waktu tambahan untuk menanggapi pertanyaan terkait rekayasa teknis, dengan pengertian bahwa GM akan sepenuhnya menanggapi permintaan yang tersisa dengan batas waktu tanggal 3 April. GM gagal melakukannya," kata Ketua Penasehat NHTSA O. Kevin Vincent.


(syu/ady)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads