Namun seperti dilansir CNN, recall yang massif itu tidak terlalu berdampak pada penjualan GM. Setidaknya di bulan Maret.
Penjualan GM di Amerika justru meningkat 4 persen hingga 256.047 unit dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Dan di Februari mengalami peningkatan hingga 15 persen.
Namun GM mengakui dirinya juga mengalami penurunan pada bisnis mobil rental untuk berbagai perusahaan dan pemerintahan hingga 5 persen.
Seperti diketahui bersama General Motors telah mendapatkan banyak perhatian setelah berita negatif pada kerusakan switch di sejumlah mobil.
Penarikan dilakukan pada Chevrolet Cobalt dan HHR, dimana model ini tidak lagi diproduksi atau dipajang dalam ruang pamer diler. Dua merek mobil lainnya yang juga terkena recall yakni Pontiac dan Saturn juga sudah tidak diproduksi.
GM di sisi lain memang mengakui kalau konsumen mereka resah karena recall ini. Dari penelusuran Reuters, di lebih dari 20 diler GM melaporkan konsumen yang ingin melakukan pemeriksaan kendaraan.
"Masyarakat agak bingung mengenai apa yang harus mereka lakukan. Banyak mobil seperti ini di luar sana," ujar Al Belford, dari diler Chevrolet di Las Vegas. Total per hari ada 50 orang yang menghubungi diler dalam sepekan terakhir.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya