Bengkel resmi yang menerapkan sistem kerja target ini terkadang tak memuaskan konsumen. Bahkan konsumen yang hendak bertanya pun kesulitan karena kerja mekanik terburu-buru.
"Enaknya di kita tidak ada kerja target. Kalau ada mobil masuk, dalam satu pekerjaan aja bisa berjam-jam. Padahal sedikit, karena konsumen merasa kurang puas," kata montir Shark, Parto yang ditemui detikOto di jalan H. Nawi Raya No. 42 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Parto, sistem kerja bengkel umum ini yang paling diutamakan, di mana antara mekanik dan konsumen bisa berinteraksi lebih banyak di hari itu juga.
Dengan demikian konsumen pun merasa puas. Di sisi lain, meski proses perbaikan memakan waktu lama, namun harganya tetap kompetitif.
"Dan harganya sama saja, tetap murah. Tidak ditambah-tambahin karena waktunya lebih lama," tutup Parto.
(ikh/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin