Produsen mobil Jepang ini mengumumkan kalau hal itu terpaksa mereka lakukan karena melemahnya permintaan mobil di Eropa. Perusahaan akan memotong tingkat produksi mobil di pabrik Swindon dari tiga shift menjadi dua shift. Dengan begitu, jumlah pekerja produksi akan turun sekitar 10 persen.
Produksi mobil di Inggris sendiri selama ini bukan hanya dibuat untuk pasar Inggris, namun juga pasar Eropa. 3.000 pekerja di sana membuat beberapa model mulai dari Civic, Civic Tourer, CR-V dan Jazz untuk pasar Inggris dan Eropa.
"Selama 12 bulan terakhir, kami belum melihat pertumbuhan yang bisa kami antisipasi. Tanpa memperkirakan untuk beberapa tahun mendatang, skala aktivitas manufaktur kami harus disesuaikan," kata Ian Howells, wakil presiden senior dari Honda Motor Europe di AFP.
Meski begitu, Honda masih yakin pada prospek eksistensi pabrik mereka itu di masa depan. "Operasi Swindon kami akan terus menjadi hub untuk aktivitas manufaktur mobil kami di Eropa," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...