Kepala desainer eksterior Jaguar Matt Beaven secara tersirat mengakui kalau perusahaannya membutuhkan sebuah SUV untuk mendongkrak penjualan.
"Perubahan waktu, gaya hidup yang berubah, dan Anda harus memastikan Anda berubah dengannya dan mobil didesain sesuai yang diinginkan pelanggan. Itulah hal yang paling penting," katanya di Car Advice.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadirnya sebuah SUV di jajaran mobil Jaguar di masa depan bila memang ada menurut Beaven tidak terlalu menjadi masalah. Namun, hal itu harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena salah melahirkan produk akan berdampak pada citra merek secara keseluruhan.
"Selama mereka menjunjung tinggi merek dan mereka berdiri untuk perusahaan, tidak ada alasan untuk tidak melakukannya," cetusnya.
"Banyak orang mengatakan kami tidak akan mampu melakukannya (membuat SUV), jujur. Jika Anda telah meminta setiap penggemar atau pengikut Jaguar, jawabannya jangan lakukan itu. Itu beresiko," ujarnya.
Tapi, terlepas dari para penggemar yang menentang, masih sebagian besar orang menginginkan sebuah crossover atau SUV di garasi mereka. "Tampaknya semua orang sekarang ingin (memiliki SUV). Ini adalah mobil dunia. Mereka ingin yang ramping dan dinamis tetapi juga menjadi sesuatu yang praktis dan (Jaguar harus) berusaha untuk mendapatkan campuran yang tepat," paparnya.
(syu/ady)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?