Ketua Bidang Marketing dan Komunikasi Asosiasi Automotive Nusantara (Asia Nusa) Dewa Yuniardi mengatakan, Jokowi membuka harapan terkait industri mobil nasional. Tapi harapan itu kemungkinan bukan diawal kepemimpinan.
"Harapan pasti ada. Tapi kalau nanti Jokowi jadi presiden lalu mobnas dibantu, saya rasa tidak. Ada banyak hal yang sepertinya akan menjadi prioritas lain seperti minyak, pangan, air. Otomotif kan masih jadi prioritas ke sekian," ujarnya kepada detikOto.
Karena itu, langkah mobnas menurutnya kemungkinan baru akan dibantu Jokowi di tahun-tahun akhir dari 5 tahun kepemimpinannya sebagai presiden bila ia terpilih nanti.
"Untuk tahun awal, banyak hal yang akan jadi prioritas diluar industri otomotif. Nanti setelah prioritas itu selesai dibenahi, baru industri otomotif nasional kemungkinan akan dipikirkan," katanya.
"Kami tahu dan sadar, dia sebagai pemimpin banyak hal yang harus dipikirkan. Seperti ketika jadi gubernur. Kita (Asia Nusa) dulu mendorong Jokowi untuk meremajakan bajaj dan menggantinya dengan Tawon sebagai wujud semangat pada industri nasional, tapi sampai sekarang belum ditanggapi. Ya, itu karena banyak prioritas yang harus dia pikirkan diluar otomotif," lugasnya.
(syu/ady)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!