"Januari 14 ribuan, dibanding 3 bulan terakhir turun. Kenapa turun karena pasarnya lagi gak enak banget, kompetitor lagi diskon gede banget, adu gede, untung buat konsumen, karena jadi banyak pilihan, tapi kalau buat Toyota gak untung," ujar Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan di Jakarta akhir pekan lalu.
Johnny mengakui ada penurunan pangsa pasar Avanza di segmen Low MPV, namun hal itu terjadi karena melambungnya pertumbuhan di segmen Low MPV sendiri yang tidak seimbang dengan pertumbuhan Avanza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini terjadi karena market growing-nya lebih gede, kenaikan kita, Avanza itu gak seimbang dengan total market, nah ini yang diambil kompetitor, diambil oleh model baru, jadi mereka masuk itu menambah total market," lugasnya.
"Kalau lihat market share kayaknya kita seperti termakan, tapi volume naik, dulu misalnya 5.000, sekarang 5.500 tapi market share kita turun, dulu 50 persen sekarang 48 persen, nah kalau kita melihat marketnya share turun, tetapi kelihatan unitnya naik," papar Johnny panjang lebar.
(ddn/ady)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer