General Motors (GM) yang memiliki Opel ingin agar 'anak asuh' mereka itu mampu menjadi produsen mobil terbesar kedua di Eropa pada tahun 2022 mendatang.
"Mengapa hanya menargetkan sampai tahun 2016 jika kita bisa pergi lebih jauh dan mengatakan kami ingin menjadi nomor dua di Eropa pada tahun 2022," kata chief executive GM Karl-Thomas Neumann di Reuters.
Meski optimis tentang masa depan, tahun 2014 ini menurutnya merupakan tahun yang sulit. Terlebih mereka kini dibebani oleh biaya penutupan pabrik di Bochum, Jerman.
Di Februari lalu, Opel berhasil meraih pangsa pasar sampai 7,4 persen di Eropa. Sementara di tahn 2013 angkanya berada di angka 7 persen. Neumann pun berharap akan ada pertumbuhan di pasar mobil penumpang di Eropa tahun ini.
"Kami ingin tumbuh lebih cepat dari pasar, untuk mendapatkan pangsa pasar," kata Neumann.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu