Renault Group mengumumkan kalau mereka kini telah menjadi pemimpin di sektor otomotif dalam hal rendahnya tingkat emisi CO2 yang diproduksi mobil mereka karena telah menjadi grup otomotif pertama yang mampu mencapai angka produksi CO2 di bawah 115 g/km.
Berdasarkan data dari AAA-DATA (Association Auxiliaire de lβAutomobile), angka produksi CO2 mobil Renault rata-rata hanya 114,7 gram per kendaraan. Turun dari 125,5 g/km di tahun sebelumnya.
Angka produksi CO2 yang rendah itu di dapat berkat peremajaan di model-model mutahir mereka seperti Twingo, Clio Baru, Captur, Megane dan Dacia Sandero. New Clio Energy dCi 90 ecoΒ² menjadi yang terendah dengan produksi CO2 hanya 83 g/km, lebih rendah 18,5 g/km dari model generasi sebelumnya.
"Posisi ini dari pemimpin pasar adalah bukti bahwa kombinasi dari strategi powertrain kami --dengan jangkauan pada mesin Energy-- dan strategi kendaraan listrik kami membuahkan hasil," kata Jean-Philippe Hermine Direktur Renault Group yang mengawasi masalah lingkungan.
Berkat inovasi ini, Renault Group mencapai hasil yang nyata dan mempertahankan tujuannya untuk secara signifikan mengurangi dampak lingkungan jangka panjang. Pada saat yang sama, perbaikan ini bermanfaat bagi kedua hal, planet dan pelanggan kami ," tambahnya.
(syu/ddn)













































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Asal Usul Mobil Porsche Pakai Pelat Dinas Kemhan, Ngakunya dari Orang Tua
Cara Malaysia Kurangi Mobil Tua: Kasih 'Duit' buat Ganti Mobil Baru