Ada masalah di stop-kontak pada mobil produksi GM yang membuat mesin tiba-tiba mati hingga kantung udara yang tidak berfungsi. Akibatnya, ada 13 kematian yang tercatat terjadi karena masalah ini.
Akhirnya, GM memutuskan untuk melakukan penarikan kembali (recall) 1,6 juta beberapa modelnya.
Kini, Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya Amerika atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tengah menyelidiki GM untuk melihat apakah pengumuman recall ini telat dilakukan atau tidak.
Bila terbukti telat, maka GM bisa didenda hingga US$ 35 juta atau sekitar Rp 407,15 miliar akibat hal ini.
Penarikan kembali akibat masalah ini bermula di model Chevrolet Cobalt dan Pontiac G5 pada bulan lalu yang kemudian diperluas beberapa waktu lalu untuk menyertakan beberapa Saturn, Solstice dan HHR yang diproduksi sejak 1 dekade lalu.
"Kami sangat menyesal dengan kejadian recall dan penyelidikan ini. Kami bermaksud untuk sepenuhnya bekerja sama dengan NHTSA dan kami menyambut kesempatan untuk membantu lembaga agar memiliki pemahaman penuh atas fakta-fakta yang ada," demikian pernyataan GM seperti dikutip Wall Street Journal seraya mengatakan recall akan dilakukan secara bertahap.
Dari 1,6 juta kendaraan yang ditarik, 1,3 juta diantaranya ada di Amerika Serikat yang mencakup model tahun 20003-2007.
(syu/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin