Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo memaparkan kalau secara tepatnya angka pemesananya sudah berapa unit memang belum bisa diketahui secara pasti. Tapi, bagi para konsumen yang sudah ingin memesan, diler-diler Toyota sudah menerimanya.
"Angka pasti memang tidak kita hitung karena itu hanya pemesanan, bukan inden karena tidak pakai SPK. Seperti Agya. Tapi memang masyarakat sudah bisa pesan. Rata-rata untuk pesan konsumen menaruh uang Rp 5 juta, tapi besaran angka itu tergantung kebijakan diler ya," kata Rahmat.
"Setahu saya sudah lebih dari 1.000 unit yang terpesan," tambah Rahmat di sela-sela peresmian ground breaking pabrik mesin kedua Toyota di Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/2/2014).
Dia lalu menjelaskan kalau tingginya angka pemesanan itu memang dirasa wajar. Sebab sejak tahun lalu stok Yaris memang sudah habis di pasaran sehingga banyak konsumen yang harus antre untuk Yaris terbaru ini.
Terlebih, Yaris menurut Rahmat sudah punya konsumen loyal yang rela menunggu. "Untuk spesifikasi, harga dan waktu peluncuran kita beri tahu nanti," ujarnya.
Galeri Foto: Model Yaris Terbaru
Galeri Foto: All New Yaris di Indonesia
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Penyesalan Pemotor yang Lawan Arah-Ditegur Polisi Marah Bilang Nggak Takut