Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Yogyakarta.
"2 digit itu di atas 10 persen, 14 persen, 13 persen. Selama ini kan kita rangkingnya nomor 5, mudah-mudahan bisa naik lah dengan 2 digit. Karena boleh dibilang tahun ini, hanya Honda yang memberikan segmen baru, yang lain kan ada sedan tapi kalau sedan kan tidak terlalu besar," ujarnya.
Penambahan segmen baru itu tidak lain adalah Mobilio, low MPV (Multi Purpose Vehicle) andalan Honda. Honda tahun ini menargetkan bisa menjual 80.000 unit Mobilio.
Honda tergiur untuk masuk ke segmen ini karena begitu besarnya pasar. Dimana merek lain sudah berlomba-lomba memasukinya.
"Pasar low MPV itu hampir 40 persen dari total market hare, kan Honda dulu, kalau pasar Indonesia dibagi antara (mobil) yang harganya diatas Rp 200 juta ke bawah dan Rp 200 juta ke atas, yang Rp 200 juta ke bawah itu marketnya 75 persen sisanya 25 persen, Rp 200 juta ke atas. Honda selama ini main di 25 persen itu. Kalau mau menambah pasar ya harus main di situ (low MPV)," ujarnya.
Dengan hampir semua merek masuk ke pasar LMPV maka Honda merasa bisa memiliki peluang. "Kekuatan Honda kan di development product dan brand image," ujarnya.
(ddn/lth)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu