Bos Mazda Masamichi Kogai mengakui kondisi ini menjadi tantangan berat bagi Mazda di masa depan.
"Saya harus mengakui bahwa, di Jepang pada khususnya, orang muda tidak membeli mobil lagi," kata CEO Mazda, Masamichi Kogai dikutip theage, Sabtu (1/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di pasar Jepang , permintaan telah menurun selama bertahun-tahun, kecuali jika pabrikan mobil mampu mengembangkan dan membangun produk yang benar-benar diminati orang muda, tanpa itu tidak akan berhasil," papar Kogai.
Saat ini, anak muda Jepang dengan usia 20 sampai 25 tahun memiliki punya pandangan tersendiri terhadap mobil dibandingkan generasi pendahulunya. Seperti diberitakan, anak muda Jepang lebih tertarik pada perkembangan teknologi gadget ketimbang kendaraan.
Kondisi di Jepang, hampir sama dengan Amerika. Saat ini anak muda AS cenderung memilih alat telekomunikasi. Parahnya lagi, anak muda AS lebih memilih kehilangan mobil karena kalau kehilangan ponsel mereka mengganggap diri mereka akan mendapat kesulitan besar.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?