Setiap bulan, Daihatsu rata-rata menjual sekitar 3.000 unit Ayla dengan target awal first car buyer atau pembeli mobil pertama. Tapi nyatanya, pembeli mobil pertama itu persentasenya kurang dari setengahnya. Artinya, pembeli Ayla saat ini kebanyakan masih orang yang sudah punya mobil atau orang yang ingin mengganti mobil mereka.
"Saat ini kalau kita lihat first car buyer masih sekitar 40 persen saja," Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Rio Sanggau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih belum. Pasar kemungkinan baru bisa dilihat setelah 6 bulan. Ayla kan baru September lalu diluncurkan," tambahnya.
Lebih unik lagi, pembeli Ayla ternyata kebanyakan orang kaya. Sebab setengahnya tidak melalui leasing. "50 persen yang beli Ayla beli cash," tambah Marketing & CS Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso.
Selain itu, fenomena menarik lain, Daihatsu Ayla yang dilepas dengan harga mulai dari Rp 76,5 juta ternyata varian termurahnya itu pembelinya kurang dari 1 persen dari total Ayla yang terjual tiap bulannya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS