"CKD Corolla? Belum, karena ada Vios dan Yaris. Tapi pelan-pelan kita 'preteli'," kata Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan di Jakarta, Rabu (8/1/2014).
Menurut Johnny, TAM tidak ingin buru-buru merakit lokal Corolla Altis dengan alasan daya saing. Salah satu faktor yang menahan proses CKD Corolla Altis di Indonesia adalah volume penjualan. Penjualan sedan kelas menengah itu di Indonesia masih sekitar 200 unit per bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan Johnny, Direktur Marketing PT TAM, Rahmat Samulo yang melihat pasar Indonesia sangat potensial untuk pasar sedan yang lebih luas. Resolusi TAM untuk CKD Corolla Altis besar kemungkinan terjadi.
"CKD Corolla oke juga, nanti kita lihat, Secara potensi market Indonesia potensi untuk pasar mobil yang lebih luas lagi dan pasti penjulana Corolla ngikut dan CKD juga akan terjadi," yakin Samulo.
Sayang keduanya belum bisa memastikan kapan CKD Toyota Corolla Altis terealisasi. Pasalnya masih tergantung dengan pasar otomotif Indonesia khususnya pangsa pasar sedan Corolla Altis.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar