Kejadian unik itu terjadi di Prefektur Saitama dimana Kazunori Terashima pada Mei 2010 diberhentikan polisi ketika berkendara karena dari luar mobil dia tampak seperti sedang menggunakan ponselnya.
Terang saja Kuzunori kesal. Dia pun menawarkan polisi untuk melihat catatan telepon di ponselnya, tapi polisi menolak hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merasa menjadi korban salah tuduh, dia pun menggugat. Tapi butuh waktu panjang untuk memenangkan kasus ini. Dia butuh 3 tahun sebelum pengadilan memutuskan dia tidak bersalah dan Prefektur Saitama harus membayar 350 yen akibat hal itu atau setara dengan Rp 40 ribuan.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?