Kesepakatan itu dipandang sebagai terobosan signifikan bagi CEO Fiat dan Chrysler Sergio Marchionne. Fiat diharapkan dapat menarik teknologi Chrysler lebih cepat dan mendapatkan profitabilitas dari nama besar Chrysler.
Diakuinya dengan bergabungnya kedua perusahaan besar ini maka bisa meneruskan perjuangan Fiat di Eropa dan beberapa negara potensial lain untuk menandingi General Motors dan Volkswagen Group.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Struktur kepemilikan terpadu sekarang akan memungkinkan kita untuk sepenuhnya melaksanakan visi kami untuk menciptakan sebuah mobil global yang benar-benar unik dalam hal pengalaman, perspektif dan pengetahuan," kata Marchionne.
Dalam keterangan resmi Fiat dan Chrysler, Kamis (2/1/2014) saham tersebut dimiliki para serikat pekerja (UAW) yang dikelola lembaga Veba Trust.
Para serikat pekerja bakal menerima dana segar 3,65 miliar dollar AS atau Rp 44,16 triliun. Di sisi lain, Chrysler juga sudah sepakat ikut menyumbang 700 juta dollar AS (Rp 8,47 triliun) untuk pembayaran tahunan yang digunakan untuk Veba Trust.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer