Apa yang Bakal Dilakukan Jika Mobil Listrik Menristek Ini Diproduksi?

Apa yang Bakal Dilakukan Jika Mobil Listrik Menristek Ini Diproduksi?

Aditya Maulana - detikOto
Senin, 23 Des 2013 18:41 WIB
Apa yang Bakal Dilakukan Jika Mobil Listrik Menristek Ini Diproduksi?
Jakarta - Saat ini mobil listrik Hevina atau calon mobil dinas Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, prototipe risetnya masih menggunakan platform dari mobil Timor.

Ketua Tim Penelitian Sedan dan Bus listrik Hevina, Hapid mengatakan jika nanti sudah masuk ke jalur produksi maka tidak akan lagi menggunakan platform Timor. Semuanya akan diproduksi sendiri atau dicetak sendiri di Indonesia.

"Platform itu hanya untuk prototipe riset saja. Setelah nanti masuk ke level 8 maka semuanya akan dicetak dan tidak lagi pakai punya Timor," kata Hapid saat dihubungi detikOto, Senin (23/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hapid pun lebih lanjut menjelaskan, pada awalnya dipilihnya platform mobil Timor itu karena pihaknya tetap ingin ada unsur mobil nasionalnya.

"Dulu kan Timor sempat jaya di Indonesia. Jadi itu salah satu alasan kami. Tapi jika dilihat dari depan tidak seperti Timor, hanya dari belakang saja, terutama lampunya, coba saja Anda lihat," ujarnya.

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan bisa memproduksi mobil listrik secara massal dan digunakan oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2017 mendatang.

Sebelum diproduksi massal, tahun 2014, terlebih dulu akan diproduksi mobil listrik non komersial. Dalam waktu dekat akan disiapkan kelayakannya dan di 2015 Indonesia sudah bisa memproduksi mobil listrik semi komersial.

(ady/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads