Dikutip dari autoblog, Vezel pertama kali dirilis pada Tokyo Motor Show bulan November lalu dan sekarang indennya sudah mencapai 3 bulan di Jepang.
Di Jepang Honda memperkirakan 90 persen konsumen Vezel akan memilih versi hybrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Berubah Nama
|
|
2. Dibangun di pabrik berbeda
|
|
Setidaknya setengah dari kapasitas produksi pabrik tersebut sudah dialokasikan untuk membangun crossover terbaru Honda itu. Hal ini mencerminkan keyakinan Honda kalau mobil ini bakalan sukses.
3. Menggunakan mesin berbeda
|
|
Namun untuk pasar Amerika, Honda tidak akan menggunakan versi hybrid. Sebagai gantinya Honda akan memasang turbo.
Chief engineer Honda Vezel, Yoshiharu Itai sudah mengonfirmasi rencana Honda yang bakal menyediakan SUV compact Vezel turbocharging untuk pasar mobil AS.
Namun sayang Itai belum menjelaskan model mana yang akan tersemat komponen turbo. Saat ini Honda Vezel tersedia 2 model yaitu mesin konvensional dan hybrid. Sebelumnya Honda mengabarkan akan menyediakan Vezel versi Mugen. Bisa jadi versi Mugen ini yang akan tersemat kompone turbo.
Rencana Honda menyematkan turbo pada Vezel sejalan dengan pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan jika Honda akan mengadopsi komponen turbo pada 3 pilihan mesinnya yaitu 1.0 liter 3 silinder, 1.5-liter 4 silinder dan 2.0 liter 4 silinder.
Mesin 1.0 liter salah satunya. Mesin tersebut diakui Honda untuk memukul mesin 1.0 liter EcoBoost yang dikembangkan Ford selama ini.
Halaman 2 dari 4












































Komentar Terbanyak
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu