Dilarang di China, Merek Tesla Bikin Heboh di Internet

Dilarang di China, Merek Tesla Bikin Heboh di Internet

- detikOto
Jumat, 20 Des 2013 09:36 WIB
Dilarang di China, Merek Tesla Bikin Heboh di Internet
Tesla Model S
Beijing - Gara-gara namanya sudah dipatenkan oleh pengusaha lokal di China, produsen mobil listrik Tesla Motors Inc tidak boleh berjualan merek itu di China. Kira-kira nama apa yang akan dipilih Tesla?

Tesla tidak bisa menggunakan nama merek mereka di China karena merek Tesla telah dimiliki oleh salah satu perusahaan China Baosheng Zhan.

Merek Tesla telah didaftarkan oleh Baosheng Zhan pada 2009 lalu. Baosheng Zhan mendaftarkan nama Tesla untuk nama sebuah mobil penumpang, jadi akan sulit bagi Tesla Motors untuk masuk ke China. Dia sendiri enggan menyerahkan merek itu pada Tesla.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena belum memutuskan nama yang cocok di China, Tesla baru-baru ini menawarkan mobil sedan listriknya masih dengan memakai nama Tesla. Tesla baru membuka showroom mereka di Beijing dan mulai menerima pesanan dari masyarakat dalam situs berbahasa China.

Salah satu sales Tesla di Beijing Ma Li mengakui Tesla belum memiliki nama China. Dia juga tidak bisa memprediksi apakah ke depan bakal ada nama China untuk Tesla.

Hal ini kemudian membuat riuh pengguna internet di China. Mereka mulai memprediksi nama apa yang akan dipakai Tesla di China.

Di situs Twitter ala China, Sina Weibo, penggunanya menyarankan mengenalkan nama Te Su Le yang berarti 'kebahagiaan dalam kecepatan'.

"Te Su Le bisa diterima dengan cepat dan terdengar lebih beruntung. Jangan lupa membayarku jika nama itu yang dipilih," ujar seorang blogger.

Blogger lain, Michael Pu kurang setuju. "Nama itu tidak terdengar cocok, terlalu vulgar," ujarnya seperti dilansir Reuters, Jumat (21/12/2013).

Menggunakan nama merek yang mirip dengan produk buatan luar negeri bukan hal yang tabu dilakukan oleh pengusaha China. Mereka melakukan hal itu agar mendapatkan keuntungan kelak.

Contohnya, di 2012, Apple setuju membayar US$ 60 juta sebagai kompensasi hak cipta kepada perusahaan China yang sudah memiliki nama iPad di China.

Karena itu, para ahli hukum di China berpendapat bakal sulit bagi Tesla untuk menggunakan merek Tesla kecuali mereka menggunakan nama lain.

(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads