CEO Ferrari Indonesia Arie Christopher mengatakan kalau di Indonesia mereka menjual Ferrari dengan patokan harga US$. Jadi ketika rupiah melemah terhadap dolar, harga otomatis akan terpengaruh.
"Saya rasa efeknya sama terhadap semua pemain di otomotif. Kalau kita sudah mulai karena harga jual kita pakai US$," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara terkait rencana kenaikan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang saat ini berada di posisi 75 persen menjadi sekitar 125 persen, Arie mengaku belum bisa bicara banyak.
"Kalau pemerintah memutuskan seperti itu, maka kita tentu harus ikuti. Kalau pajak naik, harga naik. Tapi kita belum bisa ngomong banyak karena kebijakannya kan belum dibuat," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India