Diesel Lebih Dipilih Dibanding Hybrid

Diesel Lebih Dipilih Dibanding Hybrid

- detikOto
Kamis, 14 Nov 2013 21:22 WIB
Diesel Lebih Dipilih Dibanding Hybrid
(ilustrasi)
Washington - Pasar otomotif Amerika Serikat dipercaya akan terus berkembang. Di dunia, Amerika Serikat salah satu negara pendukung mobil hybrid dan plug in hybrid. Namun, regulator Amerika Serikat punya pilihan sendiri mau dibawa kemana industri otomotifnya.

Peta industri otomtif akan berubah dari mendukung mobil hybrid dan dan plug in hybrid ke mobil hidrogen atau diesel. Fenomena ini tentu tidak menguntungkan pabrikan mobil listrik salah satunya Tesla.

"Saya tidak berpikir mereka hanya harus memilih teknologi yang mereka katakan lebih baik," kata Presiden Audi Amerika, Scott Keogh ketika menanggapi mobil diesel lebih menguntungkan dilansir inautonews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keogh pesimistis mobil hybrid dan plug ini hybrid berkembang di AS, karena itu dia memprediksi regulator Amerika Serikat akan beralih ke model yang lebih relevan yaitu mobil hidrogen atau diesel. Belum lagi masalah ketersedian stasiun pengisian listrik yang masih minim.

Sebelumnya pemerintah AS jor-joran mendukung pengembangan mobil hybrid dan plug in hybrid. Bahkan pemerintah Obama, pada 2009 silam menetapkan 1 juta kendaraan listrik di jalan-jalan AS pada tahun 2015.

Salah satu dukungan pada yakni pada produsen mobil listrik Tesla Motors. Selama pemerintah Obama, mobil listrik ini diberi subsidi sampai US$ 10.000.

Selain Tesla, Fisker Automotive Inc salah satu bagian dari rencana pemerintah AS. Tapi sayang, pinjaman ke perusahaan ini bermasalah setelah Fisker menghentikan produksi karena mobil-mobilnya tidak diminati.

(ikh/syu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads