Karena alasan itu pula, seorang wanita yang menggunakan Google Glass saat mengemudi di tilang di Amerika Serikat. Ini mungkin tilang pertama yang melibatkan Google Glass.
Kejadian itu terjadi di San Diego, Amerika Serikat minggu ini ketika seorang wanita yang sedang mengemudi. Wanita ini ditilang oleh polisi karena memakai Google Glass saat berada di belakang kemudi mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seorang polisi menghentikan saya dan memberi saya tiket (tilang) karena memakai Google Glass saat mengemudi!" tulis Abadie di akun Google+ miliknya.
Dikutip dari CNN, dia sendiri mengaku tidak sedang menyalakan Google Glass saat polisi itu menyetopnya. Display Google Glass sendiri terletak di atas mata kanan, dan tidak langsung memblok pandangannya.
Abadie dihentikan oleh polisi karena Abadie kedapatan tengah mengemudi 80 mil per jam dalam zona 65 mil per jam, bukan karena memakai Google Glass. Namun, setelah melihatnya menggunakan Google Glass, Abadie diberi dua tiket tilang.
Google sebenarnya sudah memperingatkan penggunanya mengenai pelanggaran lalu litas ini dalam Google Glass FAQ.
Ini adalah kejadian pertama yang tercatat seorang pengemudi ditilang karena memakai Google Glass.
Sebelumnya, Mercedes-Benz juga sudah mengumumkan kalau mereka tertarik untuk mengintegrasikan sistem infotaiment mobil mewah mereka dengan Google Glass. Hanya saja, merek Jerman ini tidak ingin Google Glass digunakan saat pengendara sedang menyetir.
"Kami jelas tidak ingin orang menggunakan Google Glass ketika mereka mengemudi," ujar Kepala R&D Mercedes-Benz Amerika Utara Johann Jungwirth di Automotive News.
(/)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi