Seperti dilansir Reuters, Kamis (24/10/2013), Peugeot mengincar kesepakatan antara China yang dibawahi oleh Dongfeng Motor Co dan pemerintah Prancis.
Di bawah perjanjian tersebut, pemerintah Prancis dan China akan berkontribusi sebesar masing-masing 1,5 miliar euro untuk menyelamatkan Peugeot. Sebagai imbalan, keduanya akan memperoleh saham 20 sampai 30 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Menteri Perindustrian Prancis Arnaud Montebourg memastikan Peugeot akan tetap menjadi perusahaan Prancis.
"PSA akan tetap menjadi perusahaan Prancis," ujar Montebourg kepada Le Parisien.
Ketika ditanya apakah itu berarti tidak ada investasi milik Cina di modal Peugeot, Montebourg menjelaskan. "Saya tidak mengatakan seperti itu, yang saya katakan adalah Peugeot akan tinggal di Prancis, dan tetap di Prancis," ujarnya.
Peugeot telah mengonfirmasi bahwa mereka sedang mempelajari kemungkinan menggaet partner baru dengan berbagai pihak, tetapi mereka tidak memberi penjelasan lebih detil dan belum dapat dikonfirmasi tentang rencana kenaikan modal lebih dari 3 miliar euro.
Peugeot yang tengah melakukan PHK pada karyawannya, beraliansi dengan General Motors tahun lalu dan menjual sahamnya ke pembuat mobil Amerika Serikat itu untuk mendapatkan penambahan modal 1 miliar euro.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi