Padahal sebelumnya Asia Tenggara seperti di negara Indonesia, Malaysia bahkan Myanmar sempat dipandang sebelah mata, tapi kondisi itu kini berbalik.
Apalagi setelah di Indonesia ada program Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil murah ramah lingkungan yang diyakinkan akan mendongkrak pentumbuhan pasar otomotif nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk produsen otomotif asal Eropa, AS dan Jepang, diverifikasi geografis tidak akan pernah lebih pentingm daripada yang dilakukan di ASEAN ini untuk menyeimbangkan badai ekonomi lokal," timpalnya.
Pabrikan Jepang seperti Honda, Nissan dan Toyota telah memimpin pasar di Asia Tenggara terlebih dengan adanya mobil murah ramah lingkungan.
Tapi kondisi ini juga didukung dengan hadirnya pemain baru seperti Tata Motors yang tengah mempertimbangkan mobil murahnya sejagad Nano di Indonesia. Begitu juga dengan General Motors (GM) yang baru saja membuka pabriknya pada awal tahun di Indonesia.
(ady/ikh)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi