Apalagi Esemka adalah mobil yang dirakit oleh anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Faktor-faktor ini lah yang membuat pejabat-pejabat langsung memburu SMK.
Tercatat Menteri PU Djoko Kirmanto dan Menpora Roy Suryo sebagai beberapa orang pembeli pertama mobil Esemka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski dipuja pejabat, adai juga kalangan yang mencibir Esemka karena bekerja sama dengan produsen China.
Nah ternyata jika kita menyimak ke belakang, perjalanan Esemka cukup panjang, yakni dimulai tahun 2007 lalu, kapan sebenarnya mereka mulai bersentuhan dengan pabrikan China? Berikut perjalanan Esemka:
Tahun 2007
Awalnya SMK bermitra dengan Autocar Industri Komponen (AIK) merancang dan memproduksi komponen mesin mobil 1.500 cc.
2008
Kerja sama dengan AIK itu terus berlanjut di tahun 2008 dalam pembuatan komponen mesin.
2009
SMK bermitra dengan Nasional Motor membuat bodi double cabin dan bersama PT Mageda membuat bodi SUV dan direstui Presiden dalam pameran di ITB
2010
SMK mulai bermitra dengan pabrikan China Foday dan Jinbei serta UKM untuk mengembangkan mobil SUV dan mini truk untuk diuji produk di pameran International Manufacturing.
Sambutan positif dari masyarakat memaksa SMK untuk lebih profesional dan membentuk perusahaan dengan nama PT Solo Manufaktur Kreasi.
2011-2013
PT Solo Manufaktur Kreasi mengurus perizinan produksi ke Kementerian Perindustrian dan kelaiakan jalan ke Kementerian Perhubungan. Gubernur DKI Jakarta (saat itu masih Walikota Solo) Joko Widodo dan Roy Suryo yang mendampingi Esemka untuk uji emisi ke Balai Termodinamika, Motor dan Propulsi di Serpong. Esemka mulai dijual hingga di 2013.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK