Pernyataan itu ditepis oleh Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan. Ia mengatakan kalau mobil murah khususnya Agya bukan biang kemacetan di Jakarta.
"Penjualan Agya di Jabodetabek sekitar 30 persen dan untuk di Jakarta hanya 10 persen. Itu Jakarta saja. Kenapa Jakarta macet? Karena dari luar masuk ke Jakarta," tegas Johnny disela-sela acara grand opening Auto2000 Alam Sutera, Tangerang Selatan, Kamis (3/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mau dilihat lagi setelah 6 bulan atau 1 tahun setelah peluncuran, itu baru diketahui dimana Agya banyak dibeli. Tapi tetap pada intinya Jakarta tidak terlalu besar," pungkasnya.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas