Jumat, 13 Sep 2013 07:38 WIB

Laporan dari California

Seperti Apa Mobil Autopilot Nissan?

- detikOto
Seorang petugas tengah mendemonstrasikan cara parkir
Irvine, California - Nissan menjadi salah satu pabrikan mobil yang turut mengembangkan mobil autopilot atau tanpa pengendara. Rencananya di 2020 nanti mereka akan mulai memasarkan mobil tersebut ke pasaran dunia. Seperti apa mobil autopilot Nissan ini?

Sebagai latar belakang, Nissan membuat mobil autopilot ini dengan universitas top di seluruh dunia, mulai dari MIT, Stanford, Carnegie Mellon, Oxford dan Universitas Tokyo.

Pengembangan mobil autopilot dilakukan di Jepang, dan saat ini Nissan tengah membangun proving ground khusus di Jepang yang akan selasai pada akhir tahun fiskal 2014 atau pada Maret 2015 nanti. Proving ground ini akan khusus menguji kehandalan mobil autopilot Nissan dan membuat teknologi ini lebih aman, Nissan juga memproduksi mobil autopilot untuk membuat jalanan lebih aman.

Di Amerika saja ada 6 juta kecelakaan kendaraan setiap tahun dan 93 persen dari kecelakaan tersebut merupakan akibat dari kelalaian pengendara.

Sebagai tahap pertama Nissan memasang teknologi autonomous di mobil listrik Nissan LEAF. Namun teknologi autonomous Nissan ini bukan hanya teknologi untuk mengarahkan setir mobil semata, tetapi juga dilengkapi dengan Safety Shield.

Teknologi ini akan memonitor keadaan di sekeliling mobil secara 360 derajat, memberikan peringatan pada pengendara dan mengambil alih fungsi kemudi jika diperlukan dalam keadaan darurat.

Dengan Autonomous Drive Nissan memiliki teknologi untuk memantau berbagai situasi di sekitar kendaraan yang bisa mengakibatkan kecelakaan. Jadi Autonomous Drive akan mengurangi intervensi pengendara pada kendaraan.

Senior Manager Nissan Motor USA Andy Christensen kepada detikOto menuturkan jika jadi dipasarkan kemungkinan mobil yang memiliki teknologi ini akan seharga sebuah mobil Infiniti plus ditambah beberapa ribu dolar Amerika.

"Mobil autonomous memiliki 6 laser scanner, 1 radar depan, 1 kamera i depan, 4 around view monitor, 6 sonar di depan dan belakang jadi 12 totalnya," ujarnya.

Autonomous drive juga memungkinkan mobil diparkir sendiri dengan hanya menekan tombol di keyfob mobil. Posisi pengendara bisa sejauh dari mobil sampai 30-40 meter untuk mememerintah mobil agar bisa parkir sendiri. "Kami mau menambah lagi jaraknya biar bisa 100 meter," ujarnya.

Namun memang, teknologi ini bukan tanpa halangan, berbagai kalangan merasa, mobil seperti ini rentan dibajak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui perangkat khusus. "Ini memang merupakan salah satu isu dan kami tengah melakukan studi," ujarnya.

Untuk mencegah mobil dibajak orang lain, Nissan bisa saja hanya memungkinkan pengendara hanya bisa menggunakan smartphone untuk membuka pintu atau dengan fungsi terbatas, jadi smartphone tidak bisa untuk menyalakan mesin misalnya. "Jadi kayak ada firewall," ujarnya.

(ddn/ikh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com